May 8, 2020

A Glimpse Through The Thunder (Revival - Stephen King)

"...That is not dead which can eternal lie, and with strange aeons even death may die..."
- Howard Phillips Lovecraft -



What if there is no heaven or hell after deaths?

Kembali lagi dalam curhatan reguler saya mengenai bukunya om King. Kali ini sambil memaksa isi otak saya menyelesaikan tugas sesuai tenggat waktu, saya melipir membuka timbunan dalam kondisi pandemi yang mengharuskan kita di rumah aja ini (di kos kalau saya sih). 

Pertanyaan pembuka keributan ini adalah salah satu pertanyaan yang sempat wara-wiri di benak saya sejak tahun-tahun menginjak dewasa. Kalau ingat lagunya almarhum Chrisye yang judulnya 'Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada', mungkin khalayak sekalian akan sedikit berpikir ke kemungkinan absurd itu. Mungkin hobi kita menghitung-hitung pahala dan berbuat baik hanya karena pahala akan menjadi lelucon belaka bagi Sang Maha Esa. Karena itulah saya suka eneg kalau ada yang semata-mata 'hanya menjadikan pahala' sebagai motivasi berbuat baik. Lupa ya kalau ada yang namanya karma?

Okelah, cukup persoalan filsafat ini.

April 15, 2020

He's Outside (The Outsider - Stephen King)

“...Reality is thin ice, but most people skate on it their whole lives and never fall through until the very end. We did fall through, but we helped each other out. We’re still helping each other...”

courtesy : HBO - THE OUTSIDER


Ketika saya baru memutuskan menjadi penggemar om Stephen King sekitar 5-6 tahun lalu, saya mendengar seletingan kabar yang berhembus kencang bahwa si om sudah mau pensiun nulis. Ya wajar aja ya, berkarier hampir empat dekade dan udah terbukti reputasinya, mungkin si om pengen duduk tenang di rumah anehnya, di Maine. Akan tetapi, tampaknya si om ga terlihat memenuhi kabar itu, rajin terus menulis sambil ngetawain fans, sempat juga nongol jadi cameo di pilem. Tetap produktif.

Mei 2018 saya sebel bukan main ketika si om ngeluarin buku baru dengan judul THE OUTSIDER. Katanya sih kriminal gitu ceritanya, berhubungan sama trilogi Bill Hodges yang sudah lebih dulu rilis (MR.MERCEDES, FINDERS KEEPERS, THE END OF WATCH). Saya baru baca MR.MERCEDES yang udah diterjemahkan versi bahasa Indonesia tahun 2017 lalu, dan belum ada niat menyentuh lanjutannya yang saya timbun cantik di lemari.

Jadi kita ketemu siapa di THE OUTSIDER?

April 11, 2020

Mungkin Kita Memang Tidak Sendirian


“...The universe is a pretty big place. If it's just us, seems like an awful waste of space...”
- Eleanor Arroway -


Astronomi selalu menarik. Selalu. Ketika melihat langit luas dalam situasi saat ini di mana polusi sudah berkurang drastis yang menyebabkan bintang-bintang bisa terlihat, pasti pernah terlintas dalam pikiran: apakah kita benar-benar sendirian? Apakah Bumi memang satu-satunya?

Well. Ratusan kisah dalam budaya populer kita telah menghadirkan beraneka cerita menarik mengenai kehidupan lain di luar Bumi yang kita kenal. Segala jenis kisah alien hadir mengisi kesibukan duniawi kita. Menghibur terutama. Sementara itu kita harap-harap cemas, benarkah propaganda industri hiburan ini nyata adanya? Apakah penampakan umum makhluk kehijauan berkepala lonjong itu memang akan hadir di kehidupan nyata? Apakah mereka sudah ada dan berbaur? Apakah berbagai video amatir penampakan UFO itu benar adanya?

CONTACT, adalah novel fiksi ilmiah bikinan mendiang Carl Sagan, seorang astronom ternama yang telah menelurkan buku-buku astronomi dan populer seperti COSMOS, DEMON-HAUNTED WORLD, PALE BLUE DOT, dan banyak lagi. Beberapa waktu lalu, CONTACT akhirnya hadir dalam edisi bahasa Indonesia, diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Dan tentu masuk daftar bacaan saya yang sudah nge-fans sejak membaca dua buku beliau beberapa tahun lalu (cek ini dan ini).

March 29, 2020

That Damned Pink Crystal Ball

“...In the street, at a cafĂ©, on the bus, a person’s face can tell a story, like a crystal ball that reveals the past. Happy or long-lost loves, births, hopes and victories, successes interwoven with twists of fate...”
- Anne Berest -




Apa jadinya kalau om Stephen King nulis romansa?
Epik. Brutal. Gak ada happy ending.

Baiklah, melanjutkan perjalanan saya terseok-seok ke Menara dalam menemukan entah apa, kali ini saya sudah setengah jalan. THE DARK TOWER IV: WIZARD AND GLASS menjadi buku selanjutnya dalam semesta menara gelap yang akan saya curhatkan di sini. Sebelumnya, soal perjalanan ini saya sudah ributkan di sini dan di sana.

Roland Deschain dan ka-tet nya, Eddie Dean, Susannah Dean, Jack Chambers, serta Oy akhirnya meneruskan perjalanan semakin mendekati Dark Tower dalam kereta maut, Blain the Mono. Keributan di novel ketiganya, THE WASTE LANDS dituntaskan diparuh pertama buku ini. Dengan kegokilannya, Eddie Dean berhasil mempecundangi si kereta. Maka mendaratlah mereka di Topeka, Kansas dengan selamat meskipun energi terkuras habis.

February 26, 2020

Who Will Remain Standing?

“...Both of us victims of the same twentieth-century plague. Not the Black Death, this time; the Gray Life...”
- Aldous Huxley -



2020 diawali dengan kepanikan massal di seluruh dunia akibat munculnya strain virus flu baru yang menyebut dirinya sebagai korona virus. Saat ini nama resminya adalah COVID-19 menurut WHO. Sampai tulisan ini ditulis, COVID-19, jumlah kasus terkonfirmasi adalah 80239 kasus, menewaskan 2670 orang, dan menyerang hampir seluruh benua (WHO-CDC per 25 Februari 2020). COVID-19 menjadi momok yang menakutkan umat karena kemampuannya bertransmisi lewat udara dan menimbulkan radang paru akut fatal. Manusia pun dihantam ketakutan dan kewaspadaan akan bencana ini. Akankah ini menjadi upaya pengurangan populasi seperti jentikan jari om Thanos?

Di tengah keributan ini, saya malah tergoda untuk membaca novel paling tebal dari seluruh karya lejen dari oom Stephen King berjudul THE STAND. Novel dengan tebal 1440 halaman versi uncut ini aslinya terbit tahun 1978, lalu dicetak ulang sekian kali, dan saya beruntung mendapatkannya dalam midnight sale di salah satu toko buku impor di ibukota. Saya yang punya kewajiban tambahan selama libur semester ini berupaya beringsut-ingsut menyelesaikan novel ini. Setelah 3 minggu, saya dengan lega menutup halaman terakhir.

January 16, 2020

Villains Rule Themselves

“...Everybody is special. Everybody. Everybody is a hero, a lover, a fool, a villain. Everybody. Everybody has their story to tell...”
- Alan Moore -



Sebagai pecinta buku penggemar diskonan, saya sulit sekali menolak iming-iming diskon perbukuan yang disodorkan oleh seorang serigala penggoda buku yang hadir dengan konsisten dan tepat sasaran. Berhubung saya suka dengan seri lain bikinan penulis ini, tak pelak saya tergoyahkan untuk memiliki seri VILLAINS edisi terjemahan oleh VE Schwab yang karyanya baru saya baca beberapa waktu lalu (curhatannya ada di sini). Gramedia Pustaka Utama cukup konsisten menghadirkan kedua buku lengkap seri ini sehingga tiada sebal dan sulit untuk dibabat berkesinambungan, desain sampulnya juga bagus layak koleksi.

VILLAINS ini penjahat gitu ya?

January 5, 2020

Magic Opens the Doors

“...But the thing about people, is that they didn't really want to know. They thought they did, but knowing only made them miserable...”
- Kell Maresh -



Penghujung tahun 2019 dan awal 2020 memberikan saya waktu lagi untuk membaca novel fantasi. Tidak mau banyak ribet, saya memilih dari tumpukan di meja kosan dan melihat ada trilogi dengan sampul ciamik yang minta dilirik. Trilogi SHADES OF MAGIC karya VE Schwab mulai penghujung 2019 menjadi pilihan saya kali ini.

Jadi bagaimana kesannya setelah menyelesaikan trilogi ini?

The Long Conversation With You

  “The worst part of holding the memories is not the pain. It's the loneliness of it..." - Lois Lowry Hi Mas, it's been a while...