"..Keputusasaan bisa diterima akal, tetapi tidak satupun hal berharga dalam hidupku yang berasal dari akal...
Tidak cintaku...tidak seniku..tidak pula surgaku..
Maka aku bisa berharap..."
- Zephario Carrion -
Apa yang anda harapkan ketika memegang buku tebal penuh ilustrasi absurd di dalamnya ?
Omong kosong ? Dongeng anak-anak ? Tulisan tak jelas ?
Maka bacalah seri Abarat. Ada yang lain dalam buku ini. Dan tentunya tidak sepenuhnya dapat diterima akal.
Memasuki tahun 2017, saya mulai kembali mencicil menghabisi timbunan buku-buku. Sebenarnya, ABARAT karya CLIVE BARKER yang sudah terbit tiga buku dengan harga lumayan mahal dan pesonanya tertutupi oleh banyak hal di awal terbitnya, membuat saya baru memilikinya dengan lengkap di akhir tahun lalu. Buku pertama nemu diskonan, buku kedua menang lelang PNFI, dan buku ketiga nemu diskonan harbolnas. Syukurlah saya memiliki ketiga buku ini pada akhirnya.
 |
| Salah satu ilustrasi dalam Abarat |
ABARAT adalah sebuah kepulauan di semesta alternatif yang terhubung ke dunia kita melalui semacam pintu atau apalah saya kurang paham, di Chickentown, sebuah kota dimana tokoh utamanya, gadis lima belas tahun, Candy Quackenbush tinggal. Abarat terdiri dari 25 pulau yang mengikuti 25 jam. Deskripsi lebih lanjut ada di Almanak Klepp yang ada di buku pertamanya.