“...The world's a hard place, Danny. It don't care. It don't hate you and
me, but it don't love us, either. Terrible things happen in the world,
and they're things no one can explain. Good people die in bad, painful
ways and leave the folks that love them all alone. Sometimes it seems
like it's only the bad people who stay healthy and prosper. The world
don't love you, but your momma does and so do I...”
- Dick Halloran -
![]() |
| Jack Torrance played by Jack Nicholson - The Shining (1980) |
Beberapa pekan lalu saat saya menuntaskan kewajiban calon maba di ibukota, saya menyempatkan diri (lebih tepatnya merengek pada Ade dan Dedek Lurah) untuk mencari wishlist perbukuan yang belum terpenuhi. Ada tiga buku yang saya cari, alhamdulillah ketemu dua. Salah satunya adalah THE SHINING, novel legendaris karya om Stephen King tahun 1977. Saya mencari buku ini karena sekuelnya - DOCTOR SLEEP sudah di dalam lemari duluan akibat efek BBW Maret lalu. Dan seperti buku-buku legendaris lain bikinan si om dengan adaptasi perfilman memorable, rasanya tidak pantas kalau tidak membaca yang ini.
THE SHINING sebenarnya booming sebagai salah satu budaya pop 80-an akibat filmnya yang sukses bikin penonton stress. Pilem besutan Stanley Kubrick ini disinyalir sebagai salah satu pilem horor terbaik di masa itu. Saya nggak nonton, tentu saja, secara saya penakut. Pelem adaptasi bukunya om King yang berani saya nonton itu cuma THE DARK TOWER (ini dibikin PG-13, yang main bapak-bapak ganteng), CELL (ga sengaja ketonton di Fox Movies), dan IT - Chapter One (nonton di laptop gegara mau baca bukunya yang tebal itu). Walhasil saya mesti tanya ke Embah Gugel untuk plot dan resensi pilem THE SHINING sebelum membaca novelnya.







