April 14, 2021

Inventions of Humankind (Accelerati Trilogy - Neal Shusterman & Eric Elfman)

 “...What we now want is closer contact and better understanding between individuals and communities all over the earth, and the elimination of egoism and pride which is always prone to plunge the world into primeval barbarism and strife... Peace can only come as a natural consequence of universal enlightenment...”

- Nikola Tesla -

Nikola Tesla, alone in his lab

Dalam menjalani kehidupan di kulit planet Biru yang problematik ini, manusia terus berupaya menghasilkan beraneka penemuan yang diharapkan dapat membantu kehidupan sehari-hari dan menjamin keberlangsungan spesiesnya. Ribuan inventor dari seluruh dunia hadir dengan beraneka temuan mulai dari yang simpel sampai mampu menghancurkan satu negara (ya ya ya, ingat bom atom ye kan). Salah satu nama ilmuan yang terngiang hingga kini adalah Nikola Tesla, sang ahli kelistrikan legendaris, misterius, yang sayangnya sudah berpulang dua tahun sebelum Indonesia merdeka. Keinginannya mewujudkan penyebaran listrik dan komunikasi gratis tanpa kabel di seluruh dunia belum terlaksana hingga kini. Semua masih berbayar.

THE ACCELERATI TRILOGY adalah tiga novel fiksi ilmiah yang baru-baru ini saya selesaikan. Mengusung keributan peninggalan Nikola Tesla yang misterius, penulis favorit saya, Neal Shusterman kerja bareng dengan Eric Elfman menghasilkan  kisah seru menarik mengenai apa jadinya kalau penemuan Tesla muncul di dunia nyata. Sejauh mana impact nya bagi kita.

Buku pertama, TESLA'S ATTIC, dibuka dengan seorang remaja empat belas tahun bernama Nick Slate yang kepentok mesin pemanggang roti saat mau bersih-bersih loteng rumah baru. Nick bersama ayah dan adik lelakinya pindah ke rumah tua peninggalan bibi ayahnya di Colorado Springs paska musibah kebakaran yang menghancurkan tempat tinggal mereka dan menewaskan ibu Nick. Masih dalam suasana berduka yang pekat, Nick sekeluarga mau tidak mau harus menerima kenyataan pahit dan melanjutkan hidup.

Loteng ini mau dijadikan Nick sebagai tempat menyendiri, namun nyatanya penuh barang-barang rumah tangga yang udah tua dan karatan. Nick akhirnya mikir, yaudah lah bikin garage sale aja. Lumayan lah ini. Dan dari sinilah keributan bermula. Barang barang rumahan yang terlihat biasa ini ternyata menyimpan kemampuan futuristik yang tak disangka. Dan Nick akhirnya harus berhadapan dengan ACCELERATI, sekumpulan ilmuan jenius terorganisir yang punya kekuasaan di seluruh dunia. Singkat cerita, ACCELERATI ini memburu peninggalan mendiang Nikola Tesla, yang diyakini merupakan bagian dari mesin legendaris bikinan si ilmuan yang dapat dipakai untuk mengendalikan dunia. 

ini buku pertama

Nick bersama teman-teman barunya, Caitlin, Mitch, dan Vince, akhirnya terpaksa head to head dengan salah satu jenderal ACCELERATI ini. Urusan makin pelik ketika kekuasaan ACCELERATI ini seperti tanpa celah dan akhirnya membahayakan nyawa mereka. Di buku kedua, EDISON'S ALLEY, konflik semakin sengit dan Nick harus merelakan diri untuk menempuh pilihan yang sulit.

Menariknya, kita seperti diajak menjadi saksi pertarungan tiada akhir antara Tesla vs Edison, dua genius yang memiliki pandangan berbeda tentang umat manusia. Shusterman dan Elfman memunculkan keributan ini menjadi pertandingan taktik yang berlangsung nyaris dua abad, melibatkan skema besar, dengan plot twist yang bikin terperangah.

buku kedua, untung saya punya edisinya seragaman

Di buku terakhir, HAWKING'S HALLWAY, kita diajak lebih jauh melihat skema besar Tesla, ambisi Edison, dan harapan masa depan dunia. Semakin dramatis dengan adanya asteroid besar yang tertarik untuk menghantam Bumi. Apakah penemuan Tesla mampu menangkal armaggedon ataukah akhirnya kita bubar? Di manakah peran Hawking - salah satu fisikawan legendaris lainnya - dalam konflik kecerdasan yang mempertaruhkan masa depan umat manusia ini? Dan, apakah peran Nick dalam semua keributan ini?

Dengan tidak membocorkan kisahnya lebih lanjut, THE ACCELERATI TRILOGY adalah suatu kisah seru menyenangkan yang mengusung aspek ilmiah, kemanusiaan, hitam putih ilmu pengetahuan, dan tentunya aspek manusiawi dari segala tindak tanduk para tokohnya dalam tuturan yang enak dibaca. Shusterman dan Elfman menulis ini untuk pembaca muda (middle grade hingga young adult), lengkap dengan humor, masalah abege, sampai dealing with trauma. Sungguh kompleks tapi penuturannya cukup sederhana.

ini buku ketiga

THE ACCELERATI TRILOGY menyuguhkan petualangan yang segar dan mengajak kita berpikir soal the big picture of humans' inventions. Lebih jauh lagi, kita diajak melihat bagaimana alam semesta bergerak. Hukum fisika dan matematika yang bekerja, ditambah dengan urusan kemanusiaan. Saya selalu heran dengan kemampuan Shusterman memasukkan unsur kemanusiaan dan pilihan personal ini dalam tulisannya tanpa terkesan menggurui.

Kesulitan dalam mengikuti seri ini adalah mungkin bagi yang kurang familiar dengan penemuan-penemuan bersejarah umat manusia dan aspek fiksi ilmiah yang sering diusung dalam novel bergenre serupa. Tantangan lain mungkin bukunya agak sulit dicari (saya nemu tiga buku ini di tiga lapak berbeda), dan mau nggak mau kita terpicu untuk menyelesaikannya secara langsung ketiganya, karena tidak mau digantung lama-lama.

Akan tetapi, bagi saya yang selalu bias dengan karya bikinan Shusterman, saya senang-senang saja bisa membaca ini. Kalau dibilang punya pesan powerful, mungkin tidak sekuat karya-karya beliau lain yang telah saya baca (UNWIND DYSTOLOGY, THE ARC OF SCYTHE SERIES, ANTSY BONANO SERIES, dll), namun tetap menyenangkan dan membuat saya bahagia.

So, berminat melihat pertarungan kecerdasan legendaris?

Kalau berminat, semoga kalian berjodoh dengan seri ini. This is fun for sure!

 

“...No outcome is certain, even when it seems so. Fates can change with the swing of a bat, or the flip of a switch, or the closing of a circuit.
It all came down to how far you dared to go to accomplish what the world thinks can't be done...”

- Neal Shusterman -


No comments:

Post a Comment

The Long Conversation With You

  “The worst part of holding the memories is not the pain. It's the loneliness of it..." - Lois Lowry Hi Mas, it's been a while...