January 16, 2020

Villains Rule Themselves

“...Everybody is special. Everybody. Everybody is a hero, a lover, a fool, a villain. Everybody. Everybody has their story to tell...”
- Alan Moore -



Sebagai pecinta buku penggemar diskonan, saya sulit sekali menolak iming-iming diskon perbukuan yang disodorkan oleh seorang serigala penggoda buku yang hadir dengan konsisten dan tepat sasaran. Berhubung saya suka dengan seri lain bikinan penulis ini, tak pelak saya tergoyahkan untuk memiliki seri VILLAINS edisi terjemahan oleh VE Schwab yang karyanya baru saya baca beberapa waktu lalu (curhatannya ada di sini). Gramedia Pustaka Utama cukup konsisten menghadirkan kedua buku lengkap seri ini sehingga tiada sebal dan sulit untuk dibabat berkesinambungan, desain sampulnya juga bagus layak koleksi.

VILLAINS ini penjahat gitu ya?

January 5, 2020

Magic Opens the Doors

“...But the thing about people, is that they didn't really want to know. They thought they did, but knowing only made them miserable...”
- Kell Maresh -



Penghujung tahun 2019 dan awal 2020 memberikan saya waktu lagi untuk membaca novel fantasi. Tidak mau banyak ribet, saya memilih dari tumpukan di meja kosan dan melihat ada trilogi dengan sampul ciamik yang minta dilirik. Trilogi SHADES OF MAGIC karya VE Schwab mulai penghujung 2019 menjadi pilihan saya kali ini.

Jadi bagaimana kesannya setelah menyelesaikan trilogi ini?

December 20, 2019

It Starts and Ends in Tattooine

"..Fear is the path to the dark side. Fear leads to anger. Anger leads to hate. Hate leads to suffering..."

- Master Yoda -

 

Palpatine masi idup aja

Setelah menunggu dua tahun dari rilis THE LAST JEDI (2017), drama keluarga antar galaksi berlanjut dengan kehadiran final saga STAR WARS: THE RISE OF SKYWALKER (2019). Saya yang masih di level Padawan sejak beberapa tahun ini sudah menantikan bagaimana keributan kosmik ini akan berakhir. Kita sudah ditinggalkan oleh Master Luke, Ressistance dipimpin Jenderal Leia masih dalam pelarian dengan sumber daya seadanya. Kylo Ren menjajah sana sini penuh amarah, sambil tetap aja kepoin si Rey pakai telepati, khas sekali kelakuan budak cinta. 

 

Jadi bagaimana film ini berakhir? (minor spoiler sana-sini, kalau ga sudi silakan di skip)

December 3, 2019

When Playing God Is Not Enough

"...God does not play dice with the universe..."
- Albert Einstein -


November 2019 adalah bulan penuh tantangan yang bikin otak saya ngos-ngosan. Salah satu risiko menjadi anak sekolah dan budak akademisi adalah menahan diri dari semua godaan termasuk hobi. Akan tetapi, pertahanan itu runtuh begitu melihat sebentuk benda menggoda bernama novel fantasi. Hadir dengan embel-embel buku terakhir dari trilogi, ditulis oleh salah satu penulis favorit, baru terbit beberapa minggu lalu, stoknya cuma dua biji, desain sampulnya cakep banget, dan semakin kalah ketika tau kalau diskon. TJIH.

Jadi buku apa itu?
THE TOLL adalah pamungkas dari seri utopia-distopia fiksi ilmiah berjudul ARC OF SCYTHE karya Neal Shusterman. Buku pendahulunya, SCYTHE dan THUNDERHEAD sudah menyusahkan saya sejak setahun lalu. THUNDERHEAD berakhir menggantung greget ingin lempar sendal kayu, dan seperti biasa, disuruh menunggu setahun. Apalah ya..udah biasa digantung saya tuh...(eaak ampas).

Bagi yang belum berniat membaca SCYTHE dan THUNDERHEAD, ini saya berikan tautan curhatan hiperbola alakadarnya..silakan klik saja..akan tetapi, pasti ada spoiler dimana-mana..maap yaa..

November 7, 2019

The World Will Shine Again

“...Life was a wheel, its only job was to turn, and it always came back to where it started...”
- Stephen King -

Hello, Danny

Tahun lalu, tepatnya bulan Juni 2018, saya memberikan skor lima bintang sempurna di akun gudrids untuk novel anyar bikinan om King berjudul DOCTOR SLEEP (curhatannya di sini). Novel yang terbit tahun 2013 ini adalah lanjutan dari THE SHINING (di sini ada juga ghibahannya), yang rilis tahun 1977. DOCTOR SLEEP sangat memuaskan saya sebagai kisah konklusi perjalanan kehidupan supranatural traumatik dari keluarga besar Torrance yang berpusat pada Daniel Anthony Torrance alias Danny.

Kemudian, menyusul kesuksesan berbagai film adaptasinya om King tahun 2019 ini, DOCTOR SLEEP hadir di layar lebar. Rilis di Indonesia tanggal 06 November 2019, dan internasional tanggal 08 November 2019. Saya sudah membulatkan tekad akan menonton meskipun saya ga berani nonton THE SHINING-nya Stanley Kubrick nan lejen itu (1980). Jadi, ditemani Jun, saya melipir ke bioskop setempat paska berkutat dengan drama akademisi mahasiswi semester ujung.

Sampai sini boleh skip kalau ga ingin dikasih spoiler.

October 14, 2019

Bisa via Gramedia Go!

“...What I say is, a town isn’t a town without a bookstore. It may call itself a town, but unless it’s got a bookstore, it knows it’s not foolin’ a soul...”
- Neil Gaiman -

Gea (@jurnalsibugot), kak Aya (@possesivereader), aku (@tsaniazr), dan Haris (@kanvaskata.books)
Sebagai orang yang ngakunya hobi membaca, saya masih keukeuh menjadi penikmat buku cetak. Meskipun badai buku digital melanda, tiada yang dapat menggantikan perasaan hangat nan menyenangkan saat membeli buku, membuka segel plastiknya, plus menyentuh lembaran-lembaran indah itu. Bau buku juga enak, belum lagi kisah-kisah di dalamnya. Enak untuk jiwa dan isi kepala. Tentunya berkunjung ke tempat yang banyak bukunya akan selalu menjadi pengalaman yang membahagiakan. Ada dua tempat utama perbukuan yang hampir dipastikan akan selalu membuat saya betah, yakni perpustakaan dan toko buku.

Toko Buku Gramedia adalah pusat perbukuan yang tidak pernah absen saya kunjungi di manapun berada. Saya yang melanglang buana kesana kemari karena urusan pendidikan dan pekerjaan, selalu mengusahakan diri untuk nongol di tempat ini, menatap indahnya buku-buku, trus ngiler, trus ingin memiliki. Nah, problem yang muncul seringnya adalah ketika buku yang diinginkan belum ada atau tidak tersedia di Gramedia yang didatangi, padahal sudah meluangkan waktu dan hasrat hati sudah menggebu (apalagi kalau nungguin buku yang berseri...ampuuunn). Mau melipir ke toko Gramedia yang lain pun belum tentu pasti ada waktunya. Problem lagi kalau Gramedianya cuma satu toko di daerahmu, hiks. Jadilah menatap nanar pada orang-orang yang sudah memiliki buku yang diinginkan dalam genggaman.

October 5, 2019

Pathological Laughing

"...I used to think that my life was a tragedy, but now I realize...It's a comedy..."
- Arthur Fleck -

Joker (2019)
Pernah dengar kondisi medis yang namanya Pseudobulbar Affect (PBA)?

Pasien dengan PBA mengalami kerusakan pada struktur otaknya sehingga pasien ini bisa tertawa atau menangis yang tidak terkontrol serta tidak sesuai dengan kejadian pencetusnya. PBA adalah kasus langka, dapat disebabkan oleh kerusakan otak dan penyakit lain yang menyerang sistem saraf pusat kita ini. Pasien dengan PBA bisa tertawa atau menangis begitu saja, dan cenderung tidak sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Kenapa kok tetiba sok-sok bahas PBA?

The Long Conversation With You

  “The worst part of holding the memories is not the pain. It's the loneliness of it..." - Lois Lowry Hi Mas, it's been a while...